ANALIS MARKET (22/10/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed dengan Adanya Ruang Tertekan
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (21/10), IHSG ditutup menguat +49,47 poin (+0,94%) ke level 5.328,36.
Penguatan tersebut didorong oleh keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di 5,75% yang memberikan kepastian arah kebijakan moneter.
Penguatan juga ditopang oleh aksi bargain hunting pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar setelah koreksi tajam sebelumnya, serta sentimen positif dari langkah BEI dan otoritas pasar modal untuk meningkatkan transparansi dan memperbaiki tata kelola pasar.
Dari eksternal, penurunan harga minyak mentah, dan meredanya kekhawatiran terkait evaluasi MSCI turut memperbaiki sentimen investor.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,69%), S&P 500 (+0,59%), & Nasdaq (+1,05%).
Penguatan tersebut didorong optimisme terhadap prospek permintaan kecerdasan buatan (AI) setelah SpaceX mencatatkan laba perdana sebagai perusahaan publik dan Super Micro Computer memberikan proyeksi kinerja kuartalan yang kuat.
Saham SpaceX melonjak +7,8% setelah Elon Musk menyebut merger dengan Tesla sebagai ide yang baik, turut mendorong Tesla naik +3,4% serta saham-saham sektor antariksa lainnya.
Kemudian, proyeksi positif Super Micro Computer memicu kenaikan saham perusahaan infrastruktur teknologi, seperti Dell (+5,3%) dan HPE (+3,7%), serta memperkuat sentimen di sektor semikonduktor, dengan Nvidia (+2,5%) dan AMD (+3,4%).
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan adanya ruang tertekan seiring masih tingginya aksi jual investor asing di pasar modal domestik,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (22/10).




