Wall Street Melemah Dipicu Data Inflasi AS
Oleh: Rezy
foto: istimewa
Pasardana.id - Wall Street melemah pada Rabu (14/10/2026) dipicu data inflasi Amerika Serikat.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 48,62 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 51.621,48. Indeks S&P 500 merosot 86,51 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 7.718,94. Indeks komposit Nasdaq anjlok 511,51 poin, atau sekitar 1,88 persen, menjadi 26.692,87.
Laporan yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Rabu menunjukkan indeks harga konsumen berakselerasi pada September seiring meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM).
Tingginya inflasi membuat peluang terjadinya peningkatan suku bunga Federal Reserve menjadi meningkat. Menurut instrumen FedWatch CME Group, peluang terjadinya peningkatan suku bunga The Fed bulan ini naik menjadi 37 persen dari sebelumnya 22 persen.
Kekhawatiran peningkatan suku bunga The Fed memberi tekanan terhadap saham sektor teknologi. Saham Oracle anjlok 8,8 persen, sedangkan saham CoreWeave dan Nebius masing-masing terjun 15 persen dan 10 persen.
Saham Dell dan Hewlett Packard Enterprise masing-masing turun 11,4 persen dan 8,2 persen, usai Barclays menurunkan peringkat saham perusahaan-perusahaan tersebut menjadi equal-weight dari_ overweight._
Indeks Philadelphia SE Semiconductor anjlok 4,3 persen, turun untuk sesi keenam beruntun.
Saham Apple naik 0,5 persen dengan kapitalisasi pasar mendekati US$5 triliun.
Delapan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 melemah, dengan indeks sektor teknologi informasi dan layanan komunikasi masing-masing anjlok 2,6 persen dan 1,78 persen.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2026 turun 1,7 persen menjadi US$4.107,9 per ons. Indeks dolar AS naik 0,5 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,43 persen, seiring melonjaknya saham sektor kesehatan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 74,53 poin, atau sekitar 0,7 persen, menjadi 10.724,86. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 38,71 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 25.298,61.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 20 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 19.230,7. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melonjak 45,48 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 7.873,11.
Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3262 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1856 euro per pound.





