Indeks Kospi Turun 0,44 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 26,54 poin, atau sekitar 0,44 persen, pada Rabu (14/10/2026), menjadi 6.008,81.
Volume perdagangan moderat mencapai 350,8 juta saham senilai 19,9 triliun won atau sekitar US$14,9 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 502 berbanding 369.
Angka indeks melemah untuk sesi keenam beruntun dipicu kekhawatiran berlebihannya belanja investasi di sektor AI dan kehati-hatian jelang dirilisnya data inflasi Amerika Serikat.
ASML yang merupakan pemasok mesin manufaktur chip memori, termasuk ke Samsung Electronics, melaporkan perolehan laba kuartal ketiga yang solid, namun mencatatkan penjualan yang tidak mencapai ekspektasi.
“Indeks Kospi melemah setelah ASML merilis laporan perolehan laba,” kata Seo Sang-Young, analis senior Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.
“Para investor juga menantikan dirilisnya data inflasi AS,” pungkasnya.
Investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 1,18 triliun won dan 309,3 miliar won, sedangkan investor institusi meraup saham senilai 808,3 miliar won.
Saham perusahaan semikonduktor SK Hynix dan Hanmi Semikonduktor masing-masing merosot 1,66 persen dan 5,02 persen. Saham Samsung Electronics berakhir datar.
Saham perusahaan keuangan Hana Financial Group dan KB Financial Group masing-masing melemah 2,25 persen dan 1,97 persen.
Saham perusahaan ritel Lotte Shopping dan perusahaan makanan Samyang Foods masing-masing anjlok 4,47 persen dan 2,47 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan minyak SK Innovation masing-masing melonjak 2,93 persen dan 4,08 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 6,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.338,3 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 56 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 8.727,9. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Vietnam, Filpina, dan Singapura melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 33,64 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 3.767,23. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 31,05 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 24.314,17.




