Indeks Kospi Naik 0,75 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 33,95 poin, atau sekitar 0,75 persen, pada Jumat (9/1/2026),mencapai rekor 4.586,32. Dalam sepekan, angka indeks melambung 6,4 persen.

Volume perdagangan mencapai 388,37 juta saham senilai 23,04 triliun won atau sekitar US$15,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 537 berbanding 340.

Indeks Kospi meningkat seiring menguatnya saham sektor otomotif, pertahanan, dan galangan kapal.

“Aksi ambil untung yang menyebabkan saham semikonduktor melemah membuat peningkatan indeks Kospi terbatas hari ini,” jelas Lim Jung-Eun, analis KB Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 1,19 triliun won dan 130 miliar won, sedangkan investor asing melepas saham senilai 1,59 triliun won.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 7,49 persen. Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy Industries dan perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace masing-masing melonjak 4,64 persen dan 11,38 persen.

Saham perusahaan manufaktur pesawat terbang Korea Aerospace Industries meningkat 4,9 persen. Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,14 persen, sedangkan saham SK Hynix melemah 1,59 persen.

Saham perusahaan minyak SK Innovation dan perusahaan kosmetik Amorepacific masing-masing melemah 2,83 persen dan 0,67 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.457,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,17 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 3 poin menjadi 8.717,8. Bursa saham di Asia Tenggara menguat, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 37,45 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 4.120,43. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 82,48 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 26.231,79.