ANALIS MARKET (07/1/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Naik
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup menguat pada Selasa (6 Jan): Dow +0.99%, S&P 500 +0.62%, dan Nasdaq +0.65%. Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencetak rekor baru pada hari Selasa, dengan Dow melonjak hampir 500 poin untuk pertama kalinya ditutup di atas level 49.000, sementara investor mengesampingkan kekhawatiran terkait serangan terbaru Amerika Serikat terhadap Venezuela. Yield US Treasury tenor 10 tahun naik +0.26% (+0.011) ke level 4.175%, sementara Indeks USD melemah -0.86% ke 98.6.
Pasar komoditas ditutup beragam pada Selasa (6 Jan): minyak mentah WTI - 2.36% ke USD 56.99/bbl, minyak mentah Brent -1.72% ke USD 60.70/bbl, batu bara +2.05% ke USD 107.00/ton, CPO -0.60% ke MYR 3,990/ton, dan emas +1.03% ke USD 4,495/oz.
Pasar Asia ditutup menguat pada Selasa (6 Jan): Hang Seng +1.38%, Nikkei +1.32%, dan Shanghai +1.50%. IHSG menguat +0.84% ke level 8,933.61 dengan total net buy asing sebesar IDR 591.1 miliar; terdiri dari net buy IDR 911.5 miliar di pasar reguler dan net sell IDR 320.4 miliar di pasar negosiasi. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh RAJA (IDR 326.8 miliar), BBCA (IDR 269 miliar), dan BBRI (IDR 258.1 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BUMI (IDR 509.2 miliar), BMRI (IDR 405.9 miliar), dan ENRG (IDR 102.1 miliar). Top leading movers emiten AMMN, BBCA, BBRI, sementara top lagging movers emiten BMRI, TLKM, DSSA.
Adapun diperdagangan Rabu (07/1) pagi ini, Kospi diperdagangkan menguat di +0.81%, sementara Nikkei dibuka melemah -0.32%.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan bergerak naik hari ini, ditopang oleh sentimen pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (07/1).

