ANALIS MARKET (06/1/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup menguat pada Senin (5 Jan): Dow +1.23%, S&P 500 +0.64%, dan Nasdaq +0.69%. Indeks utama Wall Street ditutup lebih tinggi meskipun terjadi serangan AS ke Venezuela dan penangkapan pemimpin Nicolas Maduro, seiring harga minyak mentah yang menguat dan investor percaya bahwa aksi tersebut tidak akan memicu konflik geopolitik yang lebih besar yang dapat mengganggu pasar. Yield US Treasury tenor 10 tahun turun - 0.64% (-0.027 bps) ke level 4.164%, sementara Indeks USD melemah -0.10% ke 98.3.

Pasar komoditas ditutup mayoritas menguat pada Senin (5 Jan): minyak mentah WTI +1.83% ke USD 58.37/bbl, minyak mentah Brent +1.78% ke USD 61.84/bbl, batu bara -0.33% ke USD 106.20/ton, CPO +0.55% ke MYR 4.012/ton, dan emas +2.68% ke USD 4.332/oz.

Pasar Asia ditutup menguat pada Senin (5 Jan): Kospi +3.43%, Hang Seng +0.03%, Nikkei +2.97%, dan Shanghai +1.38%. IHSG menguat +1.27% ke level 8.859.2 dengan total net buy asing sebesar IDR 39.9 miliar; terdiri dari IDR - 8.9 miliar di pasar reguler dan IDR 48.8 miliar di pasar negosiasi. Aliran dana asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ANTM (IDR 154.1 miliar), diikuti BBCA (IDR 124.4 miliar), dan BRMS (IDR 110.6 miliar). Sementara itu, aliran dana asing keluar terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh DEWA (IDR 415.1 miliar), diikuti BUMI (IDR 271.5 miliar), dan BULL (IDR 83.4 miliar). Saham-saham penggerak utama (top leading movers) adalah BYAN, BRMS, TLKM, sedangkan saham-saham yang menjadi penekan (top lagging movers) adalah DSSA, CUAN, GOTO.

Adapun diperdagangan Selasa (06/1) pagi ini, KOSPI diperdagangkan melemah di -1.03%, sementara Nikkei dibuka menguat +1.02%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, ditopang oleh sentimen pasar global dan regional yang cenderung mixed,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Selasa (06/1).