Indeks Kospi Naik 0,98 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 50,44 poin, atau sekitar 0,98 persen, pada Kamis (29/1/2026), mencapai rekor baru penutupan 5.221,25.

Volume perdagangan mencapai 689,9 juta saham senilai 35,4 triliun won atau sekitar US$24,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 577 berbanding 286.

Angka indeks sempat melemah di awal sesi perdagangan dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor. Namun pergerakan indeks Kospi kemudian berbalik arah berkat pembelian yang dilakukan investor ritel, yang meraup saham senilai 1,6 triliun won.

Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 1,5 triliun won dan 150,2 miliar won.

“Kita melihat rotasi sectoral, dengan para investor mengalihkan perhatian mereka dari saham semikonduktor ke non-semikonduktor serta pasar saham KOSDAQ,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,05 persen, saham SK Hynix sebaliknya melonjak 2,38 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 7,21 persen, sedangkan saham perusahaan operator portal internet Naver dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing meningkat 3,42 persen dan 3,36 persen.

Saham perusahaan sekuritas Mirae Asset Securities dan Korea Investment Holdings masing-masing melambung 17,39 persen dan 9,38 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 3,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.426,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia berada dalam tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang berakhir datar.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 6,4 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 8.927,5. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 6,75 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 4.157,98.