ANALIS MARKET (29/1/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Volatile
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (28/01), IHSG ditutup melemah -659,67 poin (-7,35%) ke 8.320,56.
Pelemahan IHSG disebabkan adanya pengumuman dari MSCI yang mengungkapkan pembekuan sementara terhadap sejumlah perubahan indeks yang melibatkan saham Indonesia, menyusul kekhawatiran investor global terkait transparansi data kepemilikan saham dan aspek investabilitas pasar.
Dari eksternal, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dengan investor fokus pada petunjuk mengenai waktu pemotongan suku bunga berikutnya di tengah ekspektasi dua pemotongan sebesar 0,25% sebelum akhir tahun.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, seperti DJIA (+0,02%), S&P 500 (-0,01%), & Nasdaq (+0,17%).
Investor menelaah kinerja keuangan perusahaan teknologi raksasa, sedangkan keputusan The Fed terkait suku bunganya ditahan tanpa perubahan.
Di sesi perdagangan setelah pasar tutup, Meta Platforms (+8%) setelah memperlihatkan outlook penjualan kuartal pertama yang kuat, sedangkan Tesla naik sekitar +2% karena hasil keuangan kuartal keempat lebih baik dari perkiraan.
Sebaliknya, Microsoft turun -7% karena melaporkan perlambatan pertumbuhan bisnis cloud dan memperingatkan margin operasional yang lebih rendah di kuartal berikutnya.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung volatile merespon berbagai katalis, termasuk rencana dari MSCI terkait sahamsaham di Indonesia,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (29/1).

