ANALIS MARKET (29/1/2026): IHSG Diperkirakan Akan Menurun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup bervariasi pada Rabu (28 Jan): Dow +0.02%, S&P 500 -0.01%, dan Nasdaq +0.17%. S&P 500 mencapai pencapaian penting, sempat menyentuh level 7,000 untuk pertama kalinya sebelum kembali turun setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah. Yield obligasi Treasury AS 10 tahun turun -0.12% (-0.005bps) ke 4.246%, sementara Indeks USD turun -1.82% ke 95.78.

Pasar komoditas ditutup lebih tinggi pada Rabu (28 Jan): WTI crude +1.71% ke USD 63.52/bbl, Brent crude +1.66% ke USD 68.67/bbl, batu bara +0.46% ke USD 109.50/ton, CPO +0.33% ke MYR 4,272/ton, dan emas +3.75% ke USD 5,384/oz.

Pasar Asia ditutup mayoritas lebih tinggi pada Rabu (28 Jan): Kospi +1.69%, Hang Seng +2.58%, Nikkei +0.05%, dan Shanghai +0.27%. IHSG turun -7.35% ke 8,320.6 dengan net sell asing sebesar IDR 6,173.3 miliar; IDR -6,125.1 miliar di pasar reguler, dan IDR -48.2 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBCA (IDR 4,142.5 miliar), diikuti oleh BMRI (IDR 1,276.9 miliar), dan BBRI (IDR 1,131.7 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh MDKA (IDR 204.0 miliar), diikuti oleh ADRO (IDR 183.4 miliar), dan AMMN (IDR 176.7 miliar). Top movers teratas adalah BOGA, INDF, STAR, sementara movers yang tertinggal adalah DSSA, TLKM, BBCA.

Adapun diperdagangan Kamis (29/1) pagi ini, KOSPI (+1.75%) dan Nikkei (+0.65%) diperdagangkan lebih tinggi.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan lanjut turun, tertekan oleh sentimen negatif setelah pengumuman MSCI kemarin,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (29/1).