Indeks Kospi Melonjak 1,69 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 85,96 poin, atau sekitar 1,69 persen, mencapai rekor 5.170,81.
Volume perdagangan mencapai 578,1 juta saham senilai 29,6 triliun won atau sekitar US$20,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 440 berbanding 429.
Angka indeks meneruskan reli seiring menguatnya saham sektor teknologi.
“Kami melihat antisipasi yang persiten bahwa siklus semikonduktor dan permintaan pusat data kecerdasan buatan akan terus meningkat,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor ritel meraup saham senilai 1,2 triliun won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 135,1 miliar won dan 1,04 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,82 persen dan 5,12 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan biofarmasi Celltrion masing-masing melambung 5,51 persen dan 3,31 persen.
Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing turun 1,42 persen dan 0,64 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 23,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.422,5 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,54 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 7,7 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 8.933,9. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Thailand dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Vietnam, Indonesia, Singapura, dan Malaysia melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 11,33 pooin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 4.151,24. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 699,96 poin, atau sekitar 2,58 persen, menjadi 27.826,91.

