ANALIS MARKET (28/1/2026): IHSG Berpotensi Naik
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Saham AS ditutup cenderung menguat pada Selasa (27/1): Dow turun -0.83%, S&P 500 naik +0.41%, dan Nasdaq naik +0.91%. Pasar AS ditutup bervariasi dengan S&P 500 mencetak rekor tertinggi intraday seiring reli saham-saham teknologi besar, sementara pelaku pasar menantikan rilis kinerja emiten sektor teknologi serta keputusan suku bunga Federal Reserve yang dijadwalkan Rabu. Imbal hasil U.S. Treasury tenor 10 tahun naik +0.74% (+3.1 bps) ke level 4.25%, sementara Indeks Dolar AS melemah -1.82% ke 95.78.
Pasar komoditas bergerak cenderung menguat pada Selasa (27/1): harga minyak WTI naik +2.63% ke USD 62.45/barel, sementara minyak Brent menguat +3.02% ke USD 67.57/barel. Harga batu bara turun -0.91% ke USD 109.00/ton, CPO naik +0.83% ke MYR 4,260/ton, dan harga emas menguat +3.42% ke USD 5,180.16/oz.
Bursa Asia ditutup menguat pada Selasa (27/1): Hang Seng naik +1.35%, Nikkei menguat +0.85%, dan Shanghai naik +0.18%. IHSG naik +0.05% ke level 8,980.2 dengan total net foreign sell sebesar IDR 1,614.4 miliar; terdiri dari net foreign sell sebesar IDR 1,653 miliar di pasar reguler dan net foreign buy sebesar IDR 38.6 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (IDR 1,110.9 miliar), ANTM (IDR 316.9 miliar), dan BMRI (IDR 171.8 miliar), sementara net buy asing terbesar dicatatkan oleh BREN (IDR 128.1 miliar), MDKA (IDR 95.1 miliar), dan BRMS (IDR 71.7 miliar). Saham-saham penopang penguatan terbesar adalah DSSA, GOTO, dan TLKM, sedangkan saham-saham penekan utama adalah ASII, BBCA, dan BMRI.
Adapun diperdagangan Rabu (28/1) pagi ini, Kospi menguat +1.28%, sementara Nikkei melemah -0.86%.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan bergerak naik hari ini di tengah sentimen positif di pasar regional dan komoditas,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (28/1).

