ANALIS MARKET (23/1/2026): IHSG Diperkirakan Menguat
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup lebih tinggi pada Kamis (22 Jan): Dow +0.63%, S&P 500 +0.55%, dan Nasdaq +0.91%. Wall Street ditutup lebih tinggi setelah Presiden Trump meredakan ancaman tarif terkait Greenland, meningkatkan kepercayaan investor dan meredakan kekhawatiran geopolitik. Yield UST 10Y naik +0.05% (+0.002%) menjadi 4.248%, sementara Indeks USD turun -0.51% menjadi 98.3.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Kamis (22 Jan): WTI crude -1.86% ke USD 59.53/bbl, Brent crude -1.81% ke USD 64.06/bbl, batubara -0.18% ke USD 112.80/ton, CPO +1.04% ke MYR 4,197/ton, dan emas +2.16% ke USD 4,936.02/oz.
Pasar Asia ditutup lebih tinggi pada Kamis (22 Jan): Kospi +0.87%, Hang Seng +0.17%, Nikkei +1.73%, dan Shanghai +0.04%. JCI turun -0.20% ke 8,992.2 dengan net sell asing sebesar IDR 1,897.0 miliar; IDR 1,326.4 miliar; IDR -963.3 miliar di pasar reguler, dan IDR -363.1 miliar di pasar negosiasi. Outflow asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBCA (IDR 883.2 miliar), diikuti BMRI (IDR 207.5 miliar), dan ANTM (IDR 127.0 miliar). Inflow asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh ADRO (IDR 157.3 miliar), diikuti UNTR (IDR 138.3 miliar), dan TLKM (IDR 85.2 miliar). Top leading movers adalah TLKM, BREN, ASII, sedangkan top lagging movers adalah PTRO, BUMI, BRPT.
Adapun diperdagangan Jumat (23/1) pagi ini, baik KOSPI (+0.74%) maupun Nikkei (+1.73%) diperdagangkan lebih tinggi.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan JCI akan menguat didukung sentimen positif dari pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (23/1).

