ANALIS MARKET (21/1/2026): IHSG Diperkirakan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar saham AS ditutup melemah pada Selasa (20 Jan): Dow -1.76%, S&P 500 -2.06%, Nasdaq -2.39%. Pasar saham AS anjlok pada Selasa, dengan Dow Jones turun 870 poin dan S&P 500 merosot 2%, terburuk sejak Oktober, setelah Presiden Donald Trump memperkeras retorikanya soal Greenland dengan mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap negara-negara yang menentang penjualan wilayah Denmark tersebut kepada Amerika Serikat. Yield UST 10Y naik +0.66% (+0.028) ke 4.267%, dan USD Index turun -0.49% ke 98.56.

Pasar komoditas ditutup mayoritas menguat pada Selasa (20 Jan): harga minyak WTI +1.51% ke USD 60.34/barel, minyak Brent +1.53% ke USD 64.92/barel, harga batu bara +0.76% ke USD 112.2/ton, dan CPO +0.666% ke MYR 4,094/ton, sementara harga emas juga naik +1.98% ke USD 4,763/oz.

Pasar Asia ditutup melemah pada Selasa (20 Jan): Hang Seng -0.29%, Nikkei - 1.11%, dan Shanghai -0.01%. IHSG menguat +0.01% ke level 9,134.7, dengan total net sell asing sebesar IDR 95.4 miliar; terdiri dari net buy sebesar IDR 6.4 miliar di pasar reguler dan net sell sebesar IDR 101.8 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BUMI (IDR 762 miliar), BBCA (IDR 269.2 miliar), dan BRPT (IDR 187.4 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (IDR 224.5 miliar), PTRO (IDR 211.2 miliar), dan BRMS (IDR 189.4 miliar). Top leading movers emiten BRMS, EMAS, RISE, sementara top lagging movers emiten DSSA, BBCA, ASII.

Adapun diperdagangan Rabu 921/1) pagi ini, indeks Kospi (-0.57%) dan Nikkei (-1.17%) dibuka melemah.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan melemah didorong oleh sentimen negatif dari pasar regional dan global,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (21/1).