Indeks Kospi Turun 0,39 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 18,91 poin, atau sekitar 0,39 persen, pada Selasa (20/1/2026), menjadi 4.885,75.

Volume perdagangan mencapai 648,7 juta saham senilai 26,9 triliun won atau sekitar US$18,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 666 berbanding 228.

Angka indeks mengakhir reli 12 sesi beruntun setelah para investor melakukan aksi ambil untung.

“Raksasa-raksasa semikonduktor yang memimpin reli awal tahun melemah usai mencatatkan rekor tertinggi,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi melepas saham senilai 606,2 miliar won, sedangkan investor ritel dan asing masing-masing meraup saham senilai 352,7 miliar won dan 79,3 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix anjlok 2,75 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundi Motor dn Kia masing-masing turun 0,21 persen dan 3,3 persen.

Saham perusahaan utilitas KEPCO meroket 16,16 persen

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.478,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,47 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 58,6 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 8.815,9. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Singapura, dan Filipina melemah sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,35 poin menjadi 4.113,65. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 76,39 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 26.487,51.