ANALIS MARKET (15/1/2026): JCI Diperkirakan Bergerak Sideways
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar saham AS ditutup melemah pada Rabu (14 Jan): Dow -0.09%, S&P 500 -0.53%, dan Nasdaq -1.00%. Wall Street turun pada Rabu, dipimpin oleh pelemahan Nasdaq seiring turunnya saham teknologi karena investor beralih ke sektor yang lebih defensif, sementara saham perbankan melanjutkan penurunan setelah rilis kinerja kuartalan yang beragam. Imbal hasil U.S. Treasury tenor 10 tahun turun -1.12% (-0.047 bps) ke level 4.131%, sementara Indeks USD melemah -0.10% ke 99.1.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Rabu (14 Jan): minyak WTI -0.84% ke USD 60.52/barel, minyak Brent -0.75% ke USD 64.88/barel, batu bara +1.24% ke USD 110.00/ton, CPO -0.49% ke MYR 4.043/ton, dan emas +0.78% ke USD 4.623/oz.
Pasar Asia ditutup mayoritas menguat pada Rabu (14 Jan): Kospi +0.65%, Hang Seng +0.56%, Nikkei +1.48%, dan Shanghai -0.31%. JCI menguat tipis +0.94% ke level 9.032.6 dengan total net buy asing sebesar IDR 1.161.5 miliar; terdiri dari IDR 1.098.1 miliar di pasar reguler dan IDR 63.4 miliar di pasar negosiasi. Aliran dana asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ARCI (IDR 376.4 miliar), diikuti INCO (IDR 212.9 miliar) dan ANTM (IDR 187.9 miliar). Sementara itu, arus dana asing keluar terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (IDR 224.8 miliar), diikuti BUMI (IDR 220.5 miliar) dan BBRI (IDR 91.2 miliar). Saham top leading movers adalah BREN, DSSA, dan BRMS, sedangkan top lagging movers adalah DCII, ASII, dan BBCA.
Adapun diperdagangan Kamis (15/1) pagi ini, KOSPI diperdagangkan menguat +0.27%, sementara Nikkei dibuka melemah -0.62%.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak sideways seiring sentimen yang beragam dari pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (15/1).

