Indeks Kospi Melonjak 1,47 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 67,85 poin, atau sekitar 1,47 persen, pada Selasa (13/1/2026), mencapai rekor 4.692,64.

Volume perdagangan mencapai 423,3 juta saham senilai 25 triliun won atau sekitar US$17 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 447 berbanding 430.

Angka indeks memperpanjang reli ke sesi delapan beruntun dipicu penguatan beberapa sektor.

“Meski terjadi perlambatan di saham semikonduktor, namun penguatan saham pertahanan, galangan kapal, dan otomotif mendongkrak indeks Kospi ke rekor baru,” jelas Lee Jae-Won, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi meraup saham senilai 788,5 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 279 miliar won dan 713,1 miliar won.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 10,63 persen, sedangkan saham perusahaan manufaktur suku cadang mobil Hyundai Mobis meroket 14,47 persen.

Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace dan LIG Nex1 masing-masing meningkat 5,78 persen dan 1,79 persen. Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy Industries dan Hanwha Ocean masing-masing menguat 6,79 persen dan 2,88 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan operator portal internet Naver masing-masing meningkat 3,96 persen dan 3,52 persen.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,86 persen dan 1,47 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.483,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,34 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 49,1 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 8.808,5. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 26,53 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 4.138,76. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 239,99 poin, atau sekitar 0,9 persen, menjadi 26.848,47.