Program Makan Bergizi Gratis Diprediksi Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
Pasardana.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi inisiatif nasional unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, diprediksi menjadi program yang paling cepat menyerap anggaran di kuartal pertama alias periode Januari hingga Maret 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, kalau program ini pasti bakal menyerap karena sudah melakukan banyak belanja anggaran sejak awal tahun.
"MBG lah. Dugaan saya MBG sudah belanja. Pasti dia sudah belanja banyak," kata Purbaya, pekan lalu.
Lebih lagi, disampaikan Menkeu, sekolah juga mulai kembali beraktivitas, dimana ia menyakini Badan Gizi Nasional (yang membawahi program tersebut) bakal paling cepat menyerap anggaran untuk program tersebut.
"Saya yakin MBG duluan karena sudah jalan kan sekolahnya," jelasnya.
Sebagai informasi saja, untuk tahun anggaran 2026, Pemerintah mengalokasikan Rp 335 triliun untuk kelanjutan program MBG.
Belanja yang disalurkan melalui kementerian/lembaga (K/L), tepatnya Badan Gizi Nasional (BGN), hanya sebesar Rp 268 triliun.
Sementara Rp 67 triliun sisanya dicadangkan, setara dengan 20 persen dari total anggaran.
Di sisi lain, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono melaporkan, Program MBG menyerap anggaran sebesar Rp 51,5 triliun per 31 Desember 2025.
Ini setara 72,5 persen dari pagu Rp 71 triliun pada APBN 2025.
Secara angka, jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 56,13 juta dari target 82,9 juta penerima yang tersebar di 38 provinsi.
Dari segi keterlibatan pelaku usaha, program MBG telah dilaksanakan oleh 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dan menyerap 789.319 pekerja.

