Indeks Kospi Turun 0,07 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 1,78 poin, atau sekitar 0,07 persen, pada Selasa (22/4/2025), menjadi 2.486,64.
Volume perdagangan moderat mencapai 408 juta saham senilai 6,1 triliun won atau sekitar US$4,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 450 berbanding 414.
Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks turun seiring mencuatnya ketidakpastian jelang berlangsungnya negosiasi tarif antara Korea Selatan dan Amerika Serikat. Negosiasi berlangsung secara konsultasi dagang 2+2, antara Menteri Keuangan dan Menteri Perdagangan kedua negara.
Investor asing melepas saham senilai 243 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 166,4 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,72 persen dan 1,59 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melemah 0,91 persen dan 1,36 persen.
Saham perusahaan pengembang game PUBG: Battlegrounds Krafton merosot 1,43 persen. Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy dan Hanwha Ocean masing-masing melonjak 3,27 persen dan 1,41 persen.
Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing meningkat 3,31 persen dan 0,77 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.420,6 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia berada dalam tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,02 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 2,4 poin menjadi 7.816,7. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, dan Filipina menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 8,32 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 3.299,76. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 133,08 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 21.528,22.

