Indeks Kospi Turun 0,65 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 17,46 poin, atau sekitar 0,65 persen, pada Kamis (20/2/2025), menjadi 2.654,06.
Volume perdagangan moderat mencapai 517,33 juta saham senilai 14,06 triliun won atau sekitar US$9,7 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 451 berbanding 414.
Angka indeks turun dipicu pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa ia akan mengumumkan tarif baru terhadap produk otomotif, semikonduktor, dan farmasi impor pada bulan depan.
“Indeks Kospi berakhir di teritori negatif, namun tidak mengalami penurunan tajam karena para investor mempercayai akan ada negosiasi antara pemerintah AS dan negara-negara mitra dagangnya terkait tarif pada bulan depan,” jelas No Dong-Kil, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi dan asing total melepas saham senilai 393 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 279,95 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,51 persen dan 2,97 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy Industries masing-masing melemah 0,49 persen dan 11,96 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melonjak 2,87 persen. Saham perusahaan minyak SK Innovation meningkat 1,08 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 0,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.437,9 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,69 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 96,4 poin, atau sekitar 1,15 persen, menjadi 8.322,8. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Vietnam menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,76 poin menjadi 3.350,78. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 367,26 poin, atau sekitar 1,6 persen, menjadi 22.576,98.

