Indeks Kospi Naik 0,21 Persen 

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 5,39 poin, atau sekitar 0,21 persen, pada Kamis (19/9/2024), menjadi 2.580,8. 

Volume perdagangan moderat mencapai 378,78 juta saham senilai 12,6 triliun won atau sekitar US$9,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 497 berbanding 371. 

Angka indeks naik seiring pemangkasan suku bunga yang dilakukan Federal Reserve sebesar 50 basis poin, pemangkasan pertama dalam empat tahun terakhir. 

Namun pemangakasan suku bunga juga menimbulkan kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi, sehingga Wall Street mengalami pelemahan,” jelas Cho Hyun-Ji, analis DB Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News. 

Investor institusi dan ritel total meraup saham senilai 1,14 triliun won, sedangkan investor asing melepas saham senilai 1,17 triliun won.  

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 2 persen dan 6,1 persen. Saham perusahaan ritel E-Mart dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing turun 3,6 persen dan 2 persen.  

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan maskapai penerbangan Korean Air masing-masing meningkat 3,8 persen dan 0,9 persen. Saham perusahaan minyak SK Innovation melonjak 1,8 persen. 

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 0,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.329 won per dolar AS. 

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang meningkat 1 persen. 

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 49,8 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 8.191,9. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia. 

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 18,74 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 2.736,02. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 353,14 poin, atau sekitar 2 persen, menjadi 18.013,16.