Indeks Kospi Turun 0,4 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 10,06 poin, atau sekitar 0,4 persen, pada Rabu (11/9/2024), menjadi 2.513,37.

Volume perdagangan tipis hanya mencapai 294,1 juta saham senilai 9,4 triliun won atau sekitar US$7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 525 berbanding 343.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks turun dipicu aksi jual investor asing jelang dirilisnya data inflasi Amerika Serikat.

Investor asing melepas saham senilai 1,04 triliun won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing meraup saham senilai 904,7 miliar won dan 36,8 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,96 persen, sedangkan saham Hanmi Semiconductor turun 0,1 persen. Saham perusahaan finansial KB Finansial Group dan Shinhan Financial Group masing-masing terjun 6,03 persen dan 6,18 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing anjlok 2,6 persen dan 1,51 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melambung 5,14 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 4,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.339 won per dolar AS.             

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 24 poin, atau sekitar 0,3 persen, menjadi 7.987,9. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Singapura menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melemah 21,35 poin, atau sekitar 0,78 persen, menjadi 2.722,85. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 125,38 poin, atau sekitar 0,73 persen, menjadi 17.108,71.