ANALIS MARKET (11/6/2024) : IHSG Diperkirakan Cenderung Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (10/6), IHSG ditutup menguat 23,60 poin (+0,34%) ke level 6.921,55.

IHSG menguat sejalan dengan katalis positif rilis Laporan Survei Konsumen Indonesia (May-24) yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen/IKK (Mei-24) sebesar 125,2 atau berada di level optimis (>100).

Dari eksternal, investor cenderung mencermati arah kebijakan The Fed yang diproyeksikan masih hawkish pasca data pasar tenaga kerja AS (Mei-24) terindikasi kuat.

Hal ini tercermin dari data Pendapatan Per Jam Rata-Rata AS (Mei-24) yang tumbuh 0,4% mom atau 4,1% yoy, di atas ekspektasi (0,3% mom atau 3,9% yoy).

Selain itu, Ketenagakerjaan Non-Pertanian AS (Mei-24) tercatat 272 ribu, jauh lebih tinggi dari ekspektasi (182 ribu) dan bulan sebelumnya (175 ribu).

Kemudian, Tingkat Pengangguran AS (Mei-24) tercatat 4% atau di atas ekspektasi (3,9%).

Sementara itu, Wall Street tadi malam di tutup menguat, DJIA (+0,18%), S&P 500 (+0,26%), & Nasdaq (+0,35%).

The Fed diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga fed fund saat ini, namun para investor sangat fokus pada petunjuk mengenai penurunan suku bunga di masa depan dan proyeksi ekonomi yang baru.

Energi dan utilitas memimpin kenaikan, di sisi lain sektor keuangan dan bahan pokok konsumen paling banyak mengalami penurunan.

Di antara saham-saham Megacaps, Microsoft (+0,9%), Nvidia (+0,7%), Amazon (+1,5%), Alphabet (+0,5%) dan Meta (+2%) kompak menguat.

Dalam berita perusahaan, saham Eli Lilly mencapai level tertinggi baru, naik 1,7% setelah FDA mengumumkan bahwa obat Alzheimernya efektif.

Planet Fitness naik 4,6% menyusul upgrade dari Jefferies, yang mencatat potensi reli dengan CEO baru.

Southwest Airlines melonjak 7% setelah Elliott Management mengakuisisi saham senilai $1,9 miliar di perusahaan ini.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung menguat. Investor hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Apr-24),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (11/6).