Indeks Kospi Turun 0,47 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 12,09 poin, atau sekitar 0,47 persen, pada Selasa (5/11/2024), menjadi 2.576,88.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 306,1 juta saham senilai 7,6 triliun won atau sekitar US$5,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 514 berbanding 356.
Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi melemah dipicu kehati-hatian para investor jelang berlangsungnya pemilihan presiden Amerika Serikat.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 143,6 miliar won dan 286,1 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 388,9 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,87 persen, sedangkan saham SK Hynix melemah 0,41 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing turun 1,41 persen dan 5,93 persen.
Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melemah 0,88 persen dan 1,6 persen. Saham perusahaan baja POSCO Holdings melorot 1,59 persen. Saham Korea Zinc meroket 15,85 persen.
Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 7,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.378,6 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 32,8 poin, atau sekitar 0,4 persen, menjadi 8.131,8. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Singapura dan Indonesia melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 74,1 poin, atau sekitar 2,24 persen, menjadi 3.384,31. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 418,28 poin, atau sekitar 2,03 persen, menjadi 20.985,8.

