Apple Alami Penurunan Penjualan Tertajam Sejak 2019

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan teknologi Apple Inc mengalami penurunan penjualan tertajam sejak 2019 setelah peningkatan biaya hidup membuat kemampuan finansial para konsumen tertekan.

Seperti dilansir BBC News, Jumat (3/2/2023), penjualan Apple turun 5 persen year-on-year pada periode tiga bulan sampai Desember 2022.

“Seiring kondisi perekonomian global yang memburuk, kinerja Apple pun menjadi terpengaruh,” kata Tim Cook, CEO Apple, dalam panggilan konferensi dengan para investor.

Selain kondisi perekonomian global, Cook juga menyatakan bahwa ledakan COVID-19 yang sempat melanda Tiongkok juga berpengaruh, karena negara tersebut merupakan salah satu pusat manufaktur iPhone.

Penjualan iPhone mengalami penurunan 8 persen, sedangkan penjualan komputer Mac terjun 29 persen. Perolehan laba Apple anjlok 13 persen menjadi US$30 miliar.

Menurut laporan yang dirilis perusahaan analis pasar Canalys, pengiriman ponsel pintar secara global turun 12 persen tahun lalu.

Dengan merosotnya penjualan iPhone dan komputer Mac, Apple kini berharap banyak kepada bisnis Apple Pay dan Apple News yang mulai berkembang. Saat ini ada sekitar 2 miliar pengguna perangkat Apple yang aktif di dunia.