Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Rabu (25/1/2023) dengan indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 9,88 poin menjadi 33.743,84. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,73 poin menjadi 4.016,22. Indeks komposit Nasdaq melemah 20,92 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 11.313,36.

Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq turun setelah perusahaan teknologi Microsoft merilis laporan keuangan kuartalan yang menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis melambat ke level terendah dalam enam tahun terakhir pada kuartal akhir tahun lalu.

Saham Microsoft turun 0,59 persen. Saham perusahaan teknologi lainnya juga melemah, saham Apple dan IBM masing-masing melorot 0,47 persen dan 0,52 persen.

Lima dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif, dengan indeks sektor utilitas mengalami penurunan tertajam.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2023 naik 0,4 persen menjadi US$1.942,60 per ons. Indeks dolar AS turun 0,31 persen menjadi 101,60.

Bursa saham Eropa melemah pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,3 persen, dipicu merosotnya saham sektor teknologi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 12,49 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 7.744,87. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 11,47 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 15.081,64.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 13,90 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 8.953,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 6,60 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 7.043,88.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,37 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2295 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,15 persen menjadi 1,1312 euro per pound.