Rilis Versi Pro, Saham Rakyat Bidik 1 Juta Investor

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id – Sejak diperkenalkan pertama kali pada Februari 2022 dengan versi lite, aplikasi trading saham - Saham Rakyat, terus berusaha mendorong pertumbuhan investor ritel di Indonesia.

Beragam inovasi pun terus dilakukan guna memudahkan investor dalam melakukan trading saham.

Terbaru, Kevin Hendrawan selaku CEO Saham Rakyat dan Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat resmi meluncurkan Saham Rakyat versi Pro, di Jakarta, Selasa (27/9).

“Tidak hanya menargetkan konsumen awam, kini Saham Rakyat kembali ingin mempromosikan revolusioner transaksi jual beli saham dengan menghadirkan Saham Rakyat versi Pro. Berbeda dengan versi lite, versi ini akan menampilkan fitur yang lebih advanced, menyasar para pengguna existing Saham Rakyat yang sudah mahir, ataupun pengguna baru yang sudah lebih ahli dan ingin mencoba kemudahan trading, scalping, maupun investasi jangka panjang di Saham Rakyat Pro,” beber Kevin di sela-sela acara peluncuran.

Lebih lanjut Kevin mengungkapkan, Saham Rakyat versi Pro ini akan memberikan pengalaman trading saham yang berbeda, yang membuat trader sangat bisa memanfaatkan kesempatan meraih untung karena pergerakan harga saham yang cukup fluktuatif.

Menurutnya, pengguna dapat menentukan preferensinya sebagai Traders maupun Scalpers, dimana masing-masing preferensi menawarkan experience proses bidding dan antri yang berbeda, dengan UI/UX yang tentunya menarik dan mudah digunakan bagi pengguna.

“Pengguna dapat dengan mudah mengubah versi Saham Rakyat yang ingin digunakan, baik itu versi lite maupun pro. Hanya butuh menggeser toggle di bagian pengaturan profil untuk berpindah versi. Pengguna pun memiliki keleluasaan untuk mengeksplorasi fitur-fitur di setiap versi dan dapat bergonta-ganti versi dengan cepat sesuai kebutuhan dan keinginan,” jelas Kevin.

Ditambahkan, aplikasi Saham Rakyat, sebagai platform belanja saham yang user friendly, menawarkan berbagai kemudahan bagi Warga Cuan (sebutan untuk anggota komunitas dan pengguna aplikasi Saham Rakyat) melalui fitur penting untuk mendukung kegiatan belanja saham para penggunanya, di antaranya; fitur Ide Cuan (rekomendasi saham pilihan berdasarkan hasil analisa dari analis keuangan tersertifikasi); KECUP (Kelompok Cuan Pilihan) yang merupakan hasil kolaborasi dengan Thomas J Dorsey, sistem trading yang sudah diuji coba sejak tahun 2014 dan terbukti memiliki rata-rata growth rate yang lebih tinggi dari IHSG; Group Chat (ruang diskusi terbuka dimana pengguna dapat bertanya dan dijawab langsung oleh analis keuangan Saham Rakyat); dan edukasi webinar seputar analisa saham. Pengguna dapat memanfaatkan semua fitur tersebut secara gratis.

Di kesempatan yang sama, Kaesang Pangarep menyampaikan, platform Saham Rakyat hadir untuk menghapus stigma, bahwa berinvestasi saham adalah suatu hal yang rumit karena tampilan aplikasi dan istilah yang kurang dipahami masyarakat awam.

“Saham Rakyat ingin menciptakan ekosistem jual beli saham yang aman dan mudah dipahami, dengan menyederhanakan dua proses utama dalam berinvestasi di pasar saham, yaitu belajar saham dan belanja saham,” tambah Kaesang.

Adapun hingga saat ini, aplikasi Saham Rakyat sudah diunduh oleh total lebih dari 100.000 pengguna di Play Store dan App Store.

Dengan hadirnya Saham Rakyat Pro, ditargetkan tercapai 1 juta investor (pengguna aplikasi Saham Rakyat) di akhir tahun 2023.