Pandemi dan Perang Rusia-Ukraina Bikin Pemulihan Ekonomi Global Terganggu

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyebutkan, perang yang terjadi antara Rusia-Ukraina semakin mengganggu pemulihan global.

Terlebih, sebelumnya juga telah terpukul oleh pandemi Covid-19.

Bendahara Negara ini mengungkapkan, bahwa berdasarkan proyeksi IMF, pertumbuhan ekonomi RI semula diramal 4,4% turun jadi 3,2%.

"Tahun ini tadinya diproyeksikan 4,4% sekarang menjadi 3,6%. Bahkan sekarang proyeksinya lebih rendah dari 3,6% bisa sampai 3,4%, sampai 3,2%," ungkap Sri di Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Menurut Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, pandemi Covid-19 menambah kompleksitas masalah perekonomian global, setelah adanya tantangan dari dampak perang dingin Amerika Serikat dan China pada 2019.

Pemulihan ekonomi dunia pun berada dalam kondisi yang rentan.

"Konflik geopilitik menciptakan tantangan yang lebih bagi pemulihan kita," ujarnya.

Sebab itu, dia menyebut bahwa pemulihan ekonomi saat ini membutuhkan usaha yang sangat besar, tak cukup dengan langkah biasa.

Upaya pemulihan ekonomi pun memerlukan langkah bersama secara global, di antaranya melalui forum ekonomi seperti G20.

"Oleh karena itu, presidensi G20 Indonesia berupaya agar tercapai recover together, recover stronger, sehingga usaha kita harus menjadi double, atau bahkan triple," tandasnya.