Berkat MotoGP Mandalika 2022, Pendapatan UMKM Naik Hingga Rp1,2 Miliar

Foto : istimewa

Pasardana.id - Event MotoGP Mandalika 2022 telah memberikan berkah tersendiri bagi UMKM dalam negeri.

Pasalnya, sebanyak 300 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengalami peningkatan pendapatan signifikan, yang mencapai Rp1,2 miliar berkat acara balap motor ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan resmi, Sabtu (19/3/2022) lalu menyebutkan, dampak atau multiplier effect dari ajang MotoGP sebesar Rp500 miliar dengan menciptakan sebanyak 35.000 hingga 50.000 lapangan kerja baru.

"Kami mengumpulkan data langsung di airport, ada 300 UMKM yang ikut mengalami peningkatan hingga Rp1,2 miliar," ujarnya.

Menurut Sandiaga, banyaknya penggemar MotoGP di seluruh dunia hingga mencapai 400 juta penonton di setiap serinya, menjadi salah satu faktor yang sangat kuat terhadap peningkatan pendapatan dari pelaku UMKM di dalam negeri.

“Sebagai upaya dukungan Kemenparekraf terhadap UMKM, terdapat 10 UMKM binaan Kemenparekraf yang masuk dalam booth Pertamina pada event MotoGP. Selain itu dalam mempromosikan produk parekraf,” jelas dia.

“Dan kami (Kemenparekraf) mengadakan showcasing produk ekraf melalui Planogram Goes to Mandalika yang berlokasi di terminal kedatangan Bizam area selasar dengan jumlah peserta 300 dari subsektor fesyen, kriya, dan kuliner,” lanjutnya.

Dengan begitu, untuk  mendukung promosi dan mengamplifikasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022, Kemenparekraf/Baparekraf juga menggelar side event, di antaranya festival makanan yang melibatkan pelaku UMKM yang berlokasi di pantai Kuta Mandalika.

"Membangkitkan peluang usaha dari para pelaku UMKM, sehingga upaya pemulihan ekonomi nasional bisa cepat," kata Sandiaga.

Lebih lanjut Sandiaga berharap, keuntungan yang didapatkan pelaku UMKM selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika dapat menutup kerugian yang disebabkan oleh wabah global COVID-19 yang melanda selama dua tahun belakangan.

"Dengan begitu, memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mengembangkan sayap usahanya menjadi lebih besar ke depan dan kembali pulih kembali secara cepat," pungkasnya.