Porsi Transaksi Capai 32 Persen, Tapi Ada Yang Lego GOTO Rp2 Per Lembar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Efek bersifat ekuitas PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO) kembali memimpin nilai transaksi dengan menyumbang 32,4 persen dari total transaksi sampai dengan penutupan perdagangan Jumat (2/12/2022) siang ini.

Berdasarkan pantauan Pasardana.id, nilai transaksi GOTO pada pasar negosiasi mencapai Rp3,231 triliun dan di pasar reguler senilai Rp20,1 miliar.

Nilai tersebut setara dengan 32,4 persen dari total nilai transaksi harian bursa senilai Rp10,02 triliun.

Menariknya, pada awal pembukaan perdagangan di pasar negoisasi, saham emiten teknologi itu dibuka dengan harga Rp2 per lembar atau naik 100 persen dari harga nonimalnya.

Sedangkan harga tertinggi dilevel Rp151 per lembar dan ditutup pada level Rp132 per lembar.

Sehingga harga rata rata transaksi GOTO di pasar negosiasi dalam setengah hari perdagangan bursa Rp100,5 per lembar.

Sementara itu, di pasar reguler, GOTO turun 9 poin atau 6,4 persen ke level Rp132.

Dengan kata lain, GOTO kembali menyentuh penolakan otomatis penawaran jual beli batas bawah atau ARB (Auto Reject Bawah).  

Namun, antrian jual mencapai 262,99 juta lot, dengan jumlah antrian jual terbanyak di level Rp132 sebanyak 257,46 juta lot.

Menanggapi tren ARB yang dialami GOTO dalam lima hari bursa secara beruntun, Direktur Penilai Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaikan dampak atas penurunan saham GOTO terhadap penurunan IHSG.

Jika disimulasikan, per tanggal 28 November, bobot GOTO pada IHSG adalah 4,89 persen.

“Apabila GOTO turun 7 persen dalam 1 hari perdagangan, maka efek terhadap penurunan IHSG dalam 1 hari perdagagan Bursa sebesar 4,89 persen x -7 persen = -0,34 persen,” ungkap dia.