Sri Mulyani : Kemajuan Suatu Negara Ditentukan Oleh Kualitas SDM

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, indikator kemajuan suatu bangsa berbarengan dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya.

Artinya, nasib dan kemajuan suatu negara, termasuk Indonesia, sangat terkait dan hanya bisa ditentukan oleh rakyatnya sendiri.

"Maju itu bisa berbagai macam indikatornya, maju dalam sisi pendapatan negara, pendapatan per kapita-nya naik atau pendapatan rata-rata masyarakatnya meningkat. Namun, kemajuan suatu bangsa sudah pasti selalu terikat dan ditentukan oleh kualitas manusianya," ujarnya, Minggu (12/9/2021).

Ia menyebut salah satu pemahaman yang paling penting diketahui oleh masyarakat adalah instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tujuannya agar tiap warga negara Indonesia mengetahui hak dan kewajibannya.

"Keuangan negara adalah cerminan dari keseluruhan potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk mendapatkan penerimaan yang berasal dari sumber daya alam, budaya, dan nilai tambah ekonomi masyarakat," ujarnya.

Sri Mulyani menyampaikan, pemahaman tersebut bisa dimulai sedini mungkin oleh anak-anak muda di level bangku sekolah hingga mahasiswa.

Sebab, anak muda Indonesia saat ini dinilai bisa meneruskan cita-cita pendiri bangsa untuk memajukan tanah air dengan kreativitas dan pengetahuan yang tak terbatas di era teknologi saat ini.

"APBN adalah instrumen utama dan paling mendasar yang menggambarkan hubungan antara warganya, bangsanya dengan negaranya. Hubungan itu munculnya nanti terpotret atau tertangkap di APBN. Jadi saya senang sekali bahwa hari ini makin banyak anak-anak muda ingin memahami APBN," ungkapnya.

Sri Mulyani menambahkan, anak-anak muda Indonesia diharapkan juga bisa memahami instrumen yang tak terlihat di kehidupan sehari-harinya seperti penggunaan elpiji bersubsidi, bahan bakar bersubsidi, hingga listrik dan internet yang disubsidi oleh pemerintah meneruskan hak yang bisa diterimanya selama menjadi WNI.

"Sebuah negara nasibnya ditentukan oleh generasi-generasi mudanya, yang biasanya generasi muda ini memiliki motivasi yang sangat kuat ambisinya, cita-citanya dan semangat yang masih sangat menyala-nyala untuk maju. Bukan hanya untuk dirinya sendiri namun juga dengan teman-temannya dan lingkungannya dan bersama-sama menggapai masa depan yang lebih baik," kata Sri Mulyani.

Ia juga menangkap peluang di balik pemahaman hak dan kewajiban tiap individu di Indonesia khususnya anak muda. Sebab, masyarakat bisa semakin termotivasi dan bersinergi dengan pemerintah untuk dapat sama-sama memajukan dan meningkatkan kualitas SDM di tanah air baik di lingkungan domestik dan skala global.

"Yang paling penting dari semua itu adalah kemajuan pada peradaban masyarakatnya berupa sikap, karakter, dan tingkah lakunya," pungkas perempuan yang pernah menjabat sebagai Direktur World Bank ini.