Ingin Berhemat, Ahok Cabut Fasilitas Kartu Kredit Pejabat Pertamina

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencabut fasilitas kartu kredit bagi dewan komisaris dan dewan direksi.

Hal tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Senin (14/06/2021).

Ahok menyatakan, fasilitas tersebut dihapus lantaran berpotensi disalahgunakan dan pemakaiannya tidak tepat sasaran. Serta tidak berdampak pada perbaikan kinerja Pertamina.

"Kemarin saya sudah sampaikan di RUPS. 'Mulai hari ini tidak boleh pakai kartu kredit perusahaan lagi', segera ditutup dan kembalikan," kata Ahok kepada awak media, Selasa (15/06/2021).

"(Sebagai) Kontrol dari kemungkinan pemakaian yang tidak tepat sasaran dan tidak ada hubungannya dengan memajukan kinerja perusahaan," tambahnya.

Penghapusan fasilitas kartu kredit juga upaya Pertamina untuk berhemat, karena limit kartu kredit yang diberikan cukup besar.

Ahok mengatakan, kebijakan ini juga sudah didukung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir.

"Menteri BUMN (Erick Thohir) mendukung (kebijakan ini), karena Astra saja tidak berikan fasilitas kartu kredit (untuk para dewan komisarinya)," tandasnya.