Ditargetkan Selesai 2023, Pembangunan Bandara Kediri Sudah 51 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Kediri, Jawa Timur untuk meninjau pembangunan Bandara Dhoho.

Dalam kesempatan itu, dia berharap, pembangunan bandara yang dibangun oleh PT Gudang Garam Tbk ini bisa rampung tepat waktu, yaitu pada pertengahan 2023.

"Sudah 51 persen, semua sudah beres. Tanah ada yang belum (dibebaskan), tapi sudah beres. Saya kira (pembangunan) juga sudah berjalan baik," kata Luhut, Senin (27/4/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Luhut didampingi oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, direksi PT Gudang Garam, Istata Aswin Sidarta beserta perwakilan dari PT Surya Dhoho Investama (SDHI).

"Saya lihat pembangunan Bandara Kediri sudah mengalami banyak kemajuan. Bupati Kediri sudah melaporkan progres pembangunan, jalan sudah dibuat, sebagian lahan juga telah dibuka," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kediri Haninditho Himawan Pramana mengatakan, proses pembangunan bandara dilakukan secara paralel. Sambil melakukan konstruksi, proses pembebasan lahan terus berlangsung.

Saat ini, kata dia, masih ada lahan warga yang belum dibebaskan. Terdapat sekitar 16 kepala keluarga (KK) dengan lahan seluas 1,53 hektare yang belum dibebaskan.

"Pemkab juga terus (melakukan) pendekatan secara persuasif. Ada 16 KK, dengan 1,53 hektare, itu sekitar 0,4 persen. Tidak begitu signifikan," katanya.

Dia belum mengetahui mengapa 16 KK itu belum bersedia untuk pembebasan lahan guna pembangunan bandara. Padahal, sudah dijelaskan bahwa bandara itu dibangun untuk kepentingan umum.

"Pembangunan bandara ini demi kepentingan masyarakat banyak, tidak hanya Kabupaten Kediri, di sekitar Kediri pun pasti akan merasakan manfaatnya," tandasnya.