Bayar Utang, ABBM Akan Terbitkan Surat Utang Senilai USD400 Juta

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT ABM Investama Tbk (IDX: ABMM) berencana menerbitkan surat utang sebanyak-banyaknya senilai USD400 juta dengan bunga 9,5 persen dan akan jatuh tempo selambat-lambatnya tahun 2026.

Mengutip prospektus emiten penyewaan alat pertambangan itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/3/2021) bahwa hasil penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk membayar utang senilai USD350 juta dengan bunga 7,5 persen dan jatuh tempo tahun 2022.

Karena nilai penerbitan surat utang ini lebih dari 50 persen, maka perseroan akan mengelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 7 Mei 2021 guna memperoleh persetujuan aksi korporasi ini.

Bagi pemegang saham perseroan yang ingin mengikuti jalannya RUPSLB itu, harus memastikan namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pukul 16.00 JATS tanggal 14 April 2021.

Perseroan berharap, penerbitan surat utang  yang akan di catatkan di bursa Singapura (SGX-ST) ini dapat menjaga likuiditas dan posisi kas.

Namun, beban bunga akan meningkat 2 persen. Hanya saja, perseroan memiliki waktu pelunasan yang lebih panjang selama 4 tahun.