ANALIS MARKET (18/02/2021) : Sentimen Domestik Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, pasar saham global cenderung melemah pada perdagangan Rabu (17/2) kemarin.

Dow naik tipis 90,27 poin atau 0,29% menjadi 31.613,02, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq Composite turun masing-masing 0,03% dan 0,58%.

Di sisi lain dari Eropa, FTSE tercatat turun 0,56% menjadi 6.710,90 begitupun Stoxx600 yang turun 0,74% menjadi 416,10.

Dari Asia, Nikkei 225 dan Kospi turun masing-masing sebesar 0,58% dan 0,93%.

Adapun Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.020,0, melemah.

Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini menguat 1,08% sedangkan Brent turun 0,03%.

Sementara itu, diperdagangan Kamis (18/2) pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi naik masing-masing sebesar 0,41% dan 0,15%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,20%, 0,17% dan 0,13%

Lebih lanjut, analis SAM juga menyoroti beberapa sentiment yang layak untuk dicermati pelaku pasar, antara lain; 

1.Selambatnya, awal Maret 2021, vaksinasi mandiri sudah bisa dilaksanakan. Dengan vaksinasi mandiri, upaya mewujudkan herd immunity atau imunitas kelompok akan lebih cepat terwujud di samping mengurangi beban APBN. Pemerintah kini masih menggodok sejumlah regulasi agar pelaksanaan vaksin mandiri memberikan manfaat optimal kepada masyarakat yang kini didera pandemi Covid-19. Agar vaksinasi gotong royong berjalan sesuai harapan, pemerintah masih mematangkan sejumlah regulasi. Pertama, merek vaksin mandiri harus berbeda dengan vaksin gratis. Kedua, vaksin mandiri harus diimpor oleh PT Bio Farma (Persero). Ketiga, Vaksin mandiri hanya boleh dibeli oleh korporasi untuk diberikan gratis ke karyawan dan keluarganya. Keempat, Vaksin mandiri diberikan sesudah vaksin untuk tenaga publik, vaksin ke penduduk lansia, dan vaksin kepada penduduk miskin dan hampir miskin Penerima Bantuan Iuran (PBI) mulai. Kelima, Semua vaksin mandiri harus menggunakan database pemerintah. Keenam, Vaksin mandiri tidak menghilangkan hak warga untuk mendapatkan vaksin gratis. 

2.Sebagian besar ekonom memprediksi Bank Indonesia bakal menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dalam Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2021 yang berlangsung dalam dua hari terakhir ini, melihat kondisi perekonomian domestik yang masih lemah dari yang diharapkan. 

3.Dari AS, krisis pemadaman listrik selama berhari-hari ke jutaan rumah dan bisnis di Texas dan di seluruh AS bagian tengah semakin parah, dan penurunan ekonomi menjadi semakin buruk. Pemadaman listrik dan hawa dingin mendatangkan malapetaka pada minyak dan gas. Produksi minyak mentah telah turun 4 juta barel per hari – terbesar yang pernah ada – menurut pedagang dan eksekutif industri yang mengetahui langsung tentang operasi tersebut. Produksi gas telah anjlok ke level terendah sejak 2017, dengan harga yang melonjak. Dengan pemadaman yang meluas di luar Texas, sebanyak 2,8 juta pelanggan di tiga negara bagian saat ini hidup tanpa listrik, menurut PowerOutage.US.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Kamis (18/02/2021). 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.