Pembiayaan Turun, Laba ADMF Turun 7,49 Persen Pada Akhir September 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (IDX: ADMF) mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp753,27 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, atau merosot sedalam 7,49 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 yang terbilang Rp814,2 miliar.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp753, sedangkan di akhir September 2020 sebesar Rp814.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2021 tanpa audit emiten pembiayaan itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (27/10/2021).

Jelasnya, total pendapatan turun 12,5 persen  menjadi Rp6,27 triliun. Rincinya, pendapatan dari pembiayaan konsumen turun 21,04 persen menjadi Rp4,392 triliun. Senada, sewa pembiayaan juga turun 18,51 persen menjadi Rp22,928 miliar.  

Namun, marjin murabahah tumbuh 18,48 persen menjadi Rp609,29 miliar. Bahkan, pendapatan lain-lain tumbuh 15,79 persen menjadi Rp1,246 triliun.

Walau beban dapat ditekan sedalam menjadi Rp5,272 triliun, tapi laba sebelum pajak penghasilan turun 11,84 persen menjadi Rp997,95 miliar.

Pada sisi penyaluran pembiayaan konsumen turun 11,94 persen menjadi Rp17,785 triliun. Tapi pembiayaan murabahah tumbuh 10,53 persen menjadi Rp2,707 triliun. Sehingga aset menyusut sedalam 17,24 persen menjadi Rp24,021 triliun.