Saham|intp|PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk|laba per saham|saham treasuri|Pengurangan Modal|Penarikan Saham
Oleh: Tia

foto : istimewa
Pasardana.id PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Perseroan) (IDX: INTP) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material sehubungan Rencana Penarikan Saham Perseroan melalui Pengurangan Modal.
Melansir keterbukaan informasi BEI, Selasa (14/5) disebutkan, bahwa Perseroan berencana untuk menarik kembali sebagian saham dari hasil pembelian kembali saham yang dilaksanakan pada tahun 2021 dan 2022, sebagai pengurangan modal, dengan jumlah sampai dengan 84.529.400 lembar saham.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 2.248.781 juta.
Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar 3.283.724.199 saham.
Laba per saham dasar Rp 685 per saham.
Setelah penarikan kembali saham dilaksanakan: Laba per saham dasar Rp 685 per saham, tulis Dani Handajani selaku Corporate Secretary PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.
Ditambahkan, tidak terdapat dampak khusus terhadap kegiatan usaha dan Perseroan di masa mendatang dari dilakukannya penarikan saham.
Berikut adalah tanggal-tanggal penting dalam kaitannya dengan rencana Perseroan untuk melakukan pengurangan modal sebagai hasil dari pembelian kembali saham:
-Pemberitahuan OJK tentang rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) melalui surat pemberitahuan tertanggal 7 April 2026 sebagaimana telah direvisi dengan surat pemberitahuan tertanggal 14 April 2026
-Pemberitahuan RUPSLB kepada pemegang saham serta pengumuman Keterbukaan Informasi melalui situs web BEI dan situs web Perseroan: 14 April 2026;
-Panggilan RUPSLB: 29 April 2026;
-Pelaksanaan RUPSLB: 21 Mei 2026;
-Pengumuman Koran Pengurangan Modal Ditempatkan dan Disetor, dalam 1 (satu) surat kabar harian dan situs web Perseroan selambat-lambatnya: 22 Mei 2026; dan
-Batas waktu pengajuan keberatan kreditur dan penerbitan Surat Keputusan Kementerian Hukum Republik Indonesia: 60 hari kalender sejak pengumuman koran.
Diketahui, permodalan dan susunan pemegang saham perseroan adalah sebagai berikut:
Modal Dasar: Rp4.000.000.000.000 (8.000.000.000 saham)
Modal Disetor: Rp1.757.801.399.500 (3.515.602.799 saham)
Kepemilikan Saham:
-Heidelberg Materials AG: 53,40%
-Publik: 40,00%
-Tresuri: 6,60%