Pengendali NOBU Siap Terdilusi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  PT Kharisma Buana Nusantara selaku pemegang saham pengendali telah menyatakan tidak akan menyerap sebanyak 37.037.037 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMEDT) porsinya dalam right issue PT Bank Nationalnobu Tbk (IDX: NOBU).

Mengutip jawaban NOBU atas pertanyaan regulator bursa yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/10/2021) pengendali itu telah bersedia menerima dilusi dari porsi kepemilikannya saat ini yang sebanyak 22,53 persen.

“Kharisma Buana Nusantara tetap menjadi pengendali sesuai dengan ketentuan pasar modal ,” jelas manajemen NOBU.

Dalam aksi right issue dengan melepas 500 juta lembar saham itu, dengan perkiraan rasio 27 lembar saham lama pada pukul 16.15 WIB tanggal 3 Desember 2021 akan mendapatkan 1 HMETD.

Satu HMETD dapat ditebus menjadi 1 saham perseroan dengan harga pelaksanaan.

Sementara itu, PT Grahaputra Mandirikharisma akan bertindak selaku pembeli siaga. Tapi dalam pelaksanaannya, nanti akan ditukar dengan Gedung A Universitas Pelitas Harapan Lippo Karawaci senilai Rp132 miliar dan sebagian ruang dalam gedung Gajah Mada Tower Jakarta Pusat senilai Rp61 miliar, serta setoran modal sebesar Rp5,1 miliar.

Jika rencana ini berjalan, maka Graha Putra MandiriKharisma akan memegang 3,57 persen porsi saham NOBU.

Pada sisi lain, usai right issue ini, rasio kecukupan modal NOBU akan meningkat menjadi 21,93 persen dari 19,4 persen.