Beri Santunan Senilai Rp1,5 Miliar per Keluarga Korban, Sriwijaya Air Pastikan Penyerahan Berjalan Lancar

Foto : istimewa

Pasardana. id - Para keluarga korban musibah tragedi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menerima dana santunan.

Pihak Sriwijaya Air memberikan santunan senilai Rp 1,25 miliar untuk setiap keluarga penumpang. Sementara, Jasa Raharja selaku pihak asuransi menyerahkan santunan sebesar Rp 50 juta.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena mengatakan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan santunan bagi ahli waris penumpang pesawat dengan sebaik-baiknya. 

"Santunan yang akan kami serahkan untuk ahli waris senilai Rp1,25 miliar sesuai peraturan pemerintah dan tambahan senilai Rp250 juta sebagai santunan ganti rugi lain-lain. Dengan begitu, maka total santunan yang Sriwijaya Air berikan adalah Rp1,5 miliar," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/1/2021) 

"Kami akan terus memastikan proses penyerahan santunan ini dapat berjalan baik dan lancar hingga seluruh ahli waris menerima haknya,” sambungnya.   

Penyerahan santunan itu disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah Sriwjiaya Air SJ-182.

Dia berpesan agar kewajiban yang menjadi hak ahli waris korban SJ-182 dapat diselesaikan dengan baik.

“Pertama-tama saya ucapkan rasa terima kasih kepada tim gabungan Basarnas, TNI/POLRI, KNKT dan unsur terkait yang telah bekerja keras sejak hari pertama musibah. Sekali lagi, (saya) menyampaikan rasa belasungkawa kepada para keluarga penumpang SJ-182, semoga terus diberi ketabahan dalam melewati masa-masa sulit ini," kata Jokowi. 

Dia berharap, manajemen Sriwijaya Air dan Jasa Raharja segera menyelesaikan penyerahan santunan dan asuransi.

"Dari faktor keselamatan transportasi agar dapat diperbaiki Kementerian Perhubungan dan KNKT, agar dapat menghadirkan keselamatan bagi masyarakat,” ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyampaikan, progres penanganan musibah SJ-182.

Dijelaskan, proses pencarian sudah dilaksanakan sejak, Sabtu (9/1/2020), pukul 14.40 WIB, tepat sejak pesawat SJ-182 lost contact. Flight Data Recorder (FDR) yang menjadi bagian dari blackbox pesawat SJ-182 juga telah berhasil ditemukan.   

"Sementara ini, proses identifikasi sudah mencapai angka 40 penumpang sampai dengan hari ini. Jasa Raharja sudah menyalurkan asuransi kecelakaan sebesar Rp50 juta per penumpang yang teridentifikasi. Sementara Sriwijaya Air secara paralel menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris penumpang SJ-182," pungkas Budi.