Wall Street Menguat Dipicu Peningkatan Saham Finansial

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (12/1/2021) dipicu peningkatan saham sektor finansial.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, meningkat 60 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 31.068,69. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 1,58 poin menjadi 3.801,19. Indeks komposit Nasdaq menguat 36 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 13.072,43.

Saham sektor finansial meningkat dipicu melambungnya imbal hasil obligasi AS ke level tertinggi sejak Maret tahun lalu. Indeks sektor finansial S&P 500 naik 1 persen.

Indeks sektor energi dan kebutuahn konsumen masing-masing menguat 3,5 persen dan 1,3 persen. Indeks layanan komunikasi sebaliknya merosot 1,5 persen.

Saham perusahaan otomotif General Motor melambung 6 persen setelah mengungkap rencana penyediaan mobil van elektrik bagi FedEx Corporation pada akhir tahun ini.

Saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla Inc melambung 4,7 persen setelah dikabarkan telah melakukan registrasi anak perusahaan baru di India.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun dipicu peningkatan imbal hasil obligasi AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2021 turun 0,4 persen menjadi US$1.844,20 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi melemahnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,3 persen.

Bursa saham Eropa berada dalam tekanan pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa hanya bergerak naik 0,05 persen, seiring melemahnya saham sektor defensif.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melorot 44,37 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 6.754,11. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 11,60 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 13.925,06.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 11,60 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 8.345,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 11,46 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 5.650,97.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3549 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,20 persen menjadi 1,1140 euro per pound.