Kalbe Farma Gandeng Perusahaan Asal Korsel Targetkan Produksi 10 Juta Dosis Vaksin Virus Corona

Foto : istimewa

Pasardana.id - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bersama dengan perusahaan bioteknologi asal Korea Selatan Genexine Inc akan memproduksi vaksin virus corona.

Sebagai awalannya, mereka akan memproduksi vaksin corona ini dalam jumlah yang tidak banyak, yakni sekitar 10 juta dosis.

Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius mengatakan, jumlah tersebut masih tergantung dari proses hasil uji klinis dan ditargetkan pada pertengahan tahun depan vaksin sudah bisa didistribusikan kepada masyarakat.

“Bisa mulai kapasitas kecil 2-3 juta sampai 10 juta,” katanya di Jakarta, Kamis (13/8).

Vidjongtius juga mengatakan, saat ini uji klinis vaksin tengah masuk pada fase satu dan diharapkan selesai pada September mendatang.

Setelah itu, uji klinis fase dua akan dilakukan di Indonesia dan akan memakan waktu selama enam bulan. Apabila proses uji klinis berhasil, hasil fase dua bisa didapatkan pada kuartal I-2020.

Menurutnya, jika berhasil, hasil dari uji klinis fase kedua bisa dimanfaatkan secara terbatas, namun dalam artian emergency.

“Secara medis diperbolehkan, harus melewati masa safety dan quality. Kalau sesuai rencana, pertengahan 2021 sebagian vaksin sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Terkait harga, dikatakan Vidjongtius mengungkapkan harganya tidak melewati US$ 10 per dosis. Namun, hal tersebut masih dapat berubah seiring dengan kapasitas produksi dan perhitungan lainnya yang kini masih dalam tahap pengembangan.

Namun ia berharap masyarakat tak perlu merogoh kocek dalam untuk mendapatkan vaksin.

“Kami berharap harganya tidak melewati US$10 per dosis, tapi semua masih bisa berubah,“ tandasnya.