Beban Naik, KIJA Rugi Rp84 Miliar Pada Kuartal II 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id PT Jababeka Tbk (KIJA) pada akhir kuartal II tahun 2020 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp84,23 miliar, atau memburuk dibanding akhir Juni 2019, yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp52,2 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal II 2020 tanpa audit emiten properti itu yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Kamis (30/7/2020).

Padahal, dalam laporan keuangan tersebut tertera total penjualan dan pendapatan di kuartaI II tahun 2020 sebesar Rp1,25 triliun, atau tumbuh 41,35% dibanding akhir Juni 2019 yang tercatat sebesar Rp885,57 miliar.

Sedangkan beban penjualan dan pendapatan jasa tercatat sebesar Rp77,97 miliar atau melonjak 46,03% dibanding kuartal II 2019, yang tercatat sebesar Rp517,88 miliar.

Hanya saja, pada akhir kuartal II 2020, perseroan membukukan beban lain-lain sebesar Rp113,5 miliar, dibandingkan dengan kuartal II 2019, yang mencatakan pendapatan lain-lain sebesar Rp152,48 miliar.

Selain itu, pada sisi ekuitas tercatat senilai Rp6,21 triliun, atau turun 1,4% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp6,3 triliun.

Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp6,06 triliun atau mengalami peningkatan 3,23% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp5,87 triliun.   

Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp12,27 triliun atau naik 0,7% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp12,18  triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp181,86 miliar, atau naik 151,3% dibandingkan kuartal II 2019, yang tercatat sebesar Rp72,99 miliar.