Rugi KIJA Tinggal Rp80 Miliar Pada Kuartal I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (IDX: KIJA) masih membukukan rugi bersih sebesar Rp80,909 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2021, atau menyusut 89,38 persen dibandingkan kuartal I 2020 yang membukukan rugi bersih sebesar Rp754,13 miliar.

Sehingga, rugi per saham dasar susut menjadi Rp3,94, dibandingkan kuartal I 2020 yang mencatatkan rugi per saham dasar Rp36,21.

Data itu tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2021 tanpa audit emiten properti itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (4/5/2021).

Jelasnya, penjualan dan pendapatan jasa naik 35,3 persen menjadi Rp640,59 miliar. Hal itu ditopang oleh peningkatan sebesar 11,97 persen dari tenan PT PLN menjadi Rp187,74 miliar.

Namun, beban pokok penjualan dan pendapatan jasa tumbuh 29,26 persen menjadi Rp402,14 miliar. Sehingga laba kotor naik 46,91 persen menjadi Rp238,44 miliar.

Menariknya, dalam kuartal I 2021, perseroan mencatatkan penyusutan kerugian nilai tukar 81,03 persen menjad Rp135,75 miliar.

Adapun pada sisi ekuitas terbilang Rp6,205 triliun, atau susut 0,8 persen dibandingkan akhir Desember 2020 yang tercatat sebesar Rp6,26 triliun. Sedangkan kewajiban tumbuh 2,67 persen menjadi Rp6,098 triliun.

Hasilnya, aset terkumpulkan sebesar Rp12,304 triliun, atau tumbuh 0,8 persen dibandingkan akhir tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp12,2 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi tercatat senilai Rp89,27 miliar, atau membengkak dibandingkan kuartal I 2020 yang tercatat sebesar Rp17,84 miliar.