TPIA dan UI akan Produksi 1 Juta Alat Uji Tes COVID-19
Pasardana.id - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan Universitas Indonesia (UI) membentuk Konsorsium untuk memproduksi alat pengumpul spesimen untuk tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau flocked swab.
Rencananya, perseroan dan konsorsium menghasilkan 1 juta unitflocked swab berkode HS 19 ini sampai dengan pertengahan tahun 2020 untuk didonasikan dan didistribusikan melalui Pemerintah ke rumah sakit dan laboratorium rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia.
Presiden Direktur TPIA, Erwin Ciputra menyampaikan, perseroan terus berkontribusi dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia dengan membantu konsorsium memproduksi flocked swab, yang dianggap memiliki realibilitas paling tinggi oleh World Health Organisation (WHO).
“Kami menyambut baik ajakan kolaborasi oleh UI bersama dengan pelaku usaha lainnya, untuk memastikan ketersediaan flocked swab buatan dalam negeri.
Chandra Asri mendonasikan seluruh resin yang dibutuhkan sebagai bahan baku utama flocked swab ini.
"Dukungan ini juga selaras dengan komitmen Chandra Asri untuk turut mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi ini,” papar dia dalam siaran pers, Senin (08/6/2020).
Ia menambahkan, sampai saat ini, flocked swab yang ada di Indonesia masih sangat langka dan merupakan barang impor.
Adapun konsorsium inisiasi UI terdiri dari para ahli dan peneliti dari Research Center for Biomedical Engineering (RCBE) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan berbagai pelaku usaha dari industri.
“Chandra Asri turut memberikan masukan tentang desain dan komposisi material dari flocked swab yang terbuat dari bahan Polypropylene bersertifikat SNI, halal dan aman untuk kesehatan,” imbuh dia.

