Terdampak Pandemi, BBRM Cetak Pendapatan Kuartal I 2020 Menjadi USD3,45 Juta

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) per 31 Maret 2020 membukukan pendapatan menjadi USD3,45 juta dari USD4,37 juta pada periode yang sama tahun 2019.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang disampaikan pada laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6) disebutkan, per akhir Maret 2020, BBRM mengalami kerugian menjadi sebesar USD334,26 ribu atau meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya USD162,10 ribu.

Tercatat, beban langsung perseroan pada akhir Maret 2020 menjadi USD3,78 juta dari periode yang sama tahun 2019 sebesar USD4,52 juta.

Perseroan membukukan rugi usaha sebesar USD725,67 ribu atau naik dari USD593,27 ribu, akibat adanya penambahan beban usaha menjadi USD451,02 ribu dari USD447,32 ribu dan adanya beban lainnya yang dibukukan sebesar USD50 ribu.

Per 31 Maret 2020, rugi sebelum pajak penghasilan BBRM menjadi sebesar USD1,29 juta atau menyusut tipis 0,61 persen dari rugi sebelum pajak pada periode yang sama tahun 2019 sebesar USD1,30 juta.

Sepanjang Kuartal I 2020, Beban pajak penghasilan perseroan tercatat mengalami penyusutan dari USD55 ribu menjadi USD36 ribu.

Dengan demikian, per kuartal I-2020 rugi per saham dasar BBRM menjadi sebesar USD0,000328 menyusut dari rugi per saham dasar kuartal I-2019 yang USD0,000334.

Lebih lanjut per 31 Maret 2020, Total Aset BBRM tercatat menjadi sebesar USD74,66 juta atau mengalami penurunan sekitar 3,65 persen dari USD77,49 juta pada 31 Desember 2019.

Patut diperhatikan, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi perseroan per Akhir Maret 2020 menjadi sebesar USD125,8 ribu.

Sementara pada periode yang sama tahun 2019, perseroan mencatat arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi sebesar USD1,62 juta.