ANALIS MARKET (09/4/2020) : IHSG Diproyeksi Bergerak Melemah dengan Pergerakan di Kisaran 4.393 - 4.697

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, kemarin (08/4), IHSG ditutup melemah sebesar 3,18% ke level 4.626,69.

Secara teknikal, IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic dead cross dan MACD histogram bergerak turun dengan Volume turun.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 329 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 1% ke level 16.250.

Sementara itu, semalam (08/4) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona hijau, dimana Dow Jones dan S&P 500 memimpin penguatan masing-masing sebesar 3.44% dan 3.41%, disusul Nasdaq yang naik sebesar 2.58%.

Penguatan tersebut terjadi ditengah optimisme harapan pasar bahwa pandemi virus corona di Amerika Serikat (AS) sedang mencapai level puncaknya, sehingga beberapa kebijakan stimulus ekonomi dari pemerintah AS akan segera terealisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik lagi pasca wabah tersebut.

Selain itu, kenaikan pada indeks juga terdorong oleh menguatnya sektor kesehatan, hal ini dikarenakan pembatalan kampanye Sunder untuk Gedung Putih mengenai kebijakan kesehatan yang akan menghapus seluruh asuransi kesehatan swasta dan ketersediaan alat perawatan selama berbulan-bulan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 4.393 - 4.697,” sebut analis OSO Securities dalam riset yang dirilis Kamis (09/4/2020).