Indeks Kospi Terjun 3,94 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, terjun 69,18 poin, atau sekitar 3,94 persen, pada Rabu (1/4/2020), menjadi 1.685,46. Volume perdagangan mencapai 123 juta saham senilai 11,9 triliun won atau sekitar US$9,67 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 574 berbanding 291.

Indeks Kospi turun mengikuti pergerakan saham di Wall Street. Selain itu, juga dipengaruhi penurunan ekspor Korea Selatan sebesar 0,2 persen menjadi US$46,9 miliar pada Maret.

“Ekspor Korea Selatan pada Maret mengalami penurunan, namun masih lebih baik dari yang diantisipasi sebagai dampak penyebaran virus Corona (COVID-19),” kata Kim Yoo-Mi, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Menurut Kim, penurunan ekspor Korea Selatan tak terlepas dari anjloknya harga minyak dunia yang menyebabkan merosotnya nilai ekspor produk petrokimia yang merupakan salah satu produk ekspor andalan Negeri Ginseng.

Investor asing melakukan aksi jual untuk sesi ke-20 beruntun, hari ini melepas saham senilai 575 miliar won. Investor institusi menjual saham senilai 620 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 1,15 triliun won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 4,08 persen dan 5,88 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics terjun 6,12 persen, sedangkan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 3,72 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 13,10 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.230,50 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,33 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melambung 181,80 poin, atau sekitar 3,58 persen, menjadi 5.258,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Filipina dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 15,77 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 2.734,52. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 517,69 poin, atau sekitar 2,19 persen, menjadi 23.085,79.