Indeks Kospi Melambung 2,34 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 39,40 poin, atau sekitar 2,34 persen, pada Kamis (2/4/2020), menjadi 1.724,86. Volume perdagangan moderat mencapai 752 juta saham senilai 9,5 triliun won atau sekitar US$7,7 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 708 berbanding 154.

Indeks Kospi sempat melemah di awal perdagangan mengikuti pergerakan saham di Wall Street. Angka indeks kemudian melambung dipicu harapan akan peluncuran paket stimulus oleh Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Pemulihan pasar saham global melambat akibat terus berlanjutnya penyebaran virus Corona (COVID-19) serta minimnya kebijakan moneter dan fiskal tambahan,” kata Noh Dong-Kil, analis NH Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Keterpurukan ekonomi AS dalam jangka panjang dapat menjadi faktor utama terhambatnya pemulihan pasar saham Korea Selatan,” imbuhnya.

Jumlah kasus penyebaran COVID-19 di AS mencapai 215.344 kasus, sedangkan di Korea Selatan sebanyak 9.976 kasus. Jumlah kasus yang berakhir dengan kematian di AS mencapai 5.112 kasus, sedangkan di Korea Selatan sebanyak 169 kasus.

Investor asing memperpanjang aksi jual menjadi 21 sesi beruntun, hari ini melepas saham senilai 576 miliar won. Investor institusi dan ritel masing-masing membeli saham senilai 315,5 miliar won dan 272 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 2,18 persen dan 2,04 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melambung 2,65 persen, sedangkan saham perusahaan Hyundai Motor meningkat 1,41 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 2,20 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.228,30 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia berada dalam tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang minim perubahan dari sesi sebelumnya.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia anjlok 104,30 poin, atau sekitar 1,98 persen, menjadi 5.154,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, dan Malaysia menguat. Bursa Vietnam tutup sehubungan berlangsungnya Hari Peringatan Raja-raja Hung.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 46,12 poin, atau sekitar 1,69 persen, menjadi 2.780,64. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 138,69 poin, atau sekitar 0,60 persen, menjadi 23.224,48.