Harga Saham Anjlok, TOPS Pikir Ulang Pelaksanaan Right Issue

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) tengah berpikir ulang melanjutkan pelaksanaaan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau Right Issue.

Direktur TOPS, Eko Wardoyo mengatakan, pelaksanaan right issue masih menunggu kondisi pasar lebih baik.

Terlebih harga saham perseroan mengalami penurunan dalam tiga bulan ini, hingga menyentuh level 50.

“Saat merencanakan right issue, saham kami masih Rp400 per lembar, tapi dalam beberapa bulan ini turun. Sehingga shareholder kami mengambil sikap menunggu untuk melaksanakan rigth issue,” kata dia di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Meski demikian, perseroan masih memiliki waktu hingga 12 bulan setelah persetujuan right issue pada pertengahan Desember 2019.

“Kami masih melanjutkan dengan memasukan berkas pertama ke OJK dan saat ini masih diproses di sana (OJK),” kata dia.

Ia menjelaskan, dalam prospectus, perseroan akan melepas empat miliar saham baru dengan target dana Rp300- Rp400 milliar.

“Kami mempertimbangkan juga terkait penyerapan oleh pemegang saham. Jadi, saat ini menunggu pemegang saham,” kata dia.

Adapun perseroan menargetkan kontrak baru tahun 2020 sebesar Rp3 triliun.

“Sampai Februari 2020, kontrak baru telah mencapai Rp309,1 miliar dan saat ini masih mengikuti 10 tender lagi,” kata dia,