Dampak Virus Corona, Wishnutama : Kerugian Sektor Pariwisata Capai 38,2 Triliun
Pasardana.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio menyebutkan, potensi kerugian akibat virus Corona bisa mencapai angka USD 4 miliar atau setara Rp54,6 triliun.
Dengan rincian, sekitar USD 2,8 miliar atau senilai Rp38,2 triliun pendapatan negara hilang dari turis China.
"Ini bicara kerugian potensi satu tahun ya, kami kan tidak tahu kapan ini kelar (virus corona), mudah-mudahan ini cepat (selesai)," jelasnya, usai rapat koordinasi dengan Menhub dan operator penerbangan di Kemenpar, Jakarta, Rabu (12/2).
Potensi kerugian tersebut, lanjut Wishnutama, karena pada masa-masa Februari hingga Maret biasanya para wisatawan tengah memesan pesawat ataupun hotel (booking period) persiapan liburan musim panas.
“Kalau Februari sampai Maret ini kan ‘booking period’. Sekarang wisatawan sedang pesan transportasi dan hotel untuk liburan musim panas. Ini juga akan punya dampak, kalau misalnya virus corona ini April selesai, itu imbasnya ke liburan musim panas," katanya.
Meski begitu, dirinya menyebut, bahwa pemerintah mempunyai berbagai strategi dalam mengantisipasi dampak virus corona pada pariwisata Indonesia.
Mulai dari promosi besar-besaran hingga pembukaan pasar baru.
"Banyak strateginya. Kita bikin rute (penerbangan) baru, kita tingkatkan promosi yang lebih intensif, dan lagi dalam proses pembicaraan teknis untuk menyiapkan pasar baru," tandasnya.
Asal tahu saja, Pemerintah Indonesia resmi menutup rute penerbangan dari dan ke China, sampai waktu yang belum ditentukan, sejak Rabu (05/2) tepat pukul 00.00 WIB silam.

