ANALIS MARKET (21/12/2020) : IHSG Diprediksi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, IHSG diprediksi melemah diperdagangan hari ini, Senin (21/12).

Secara teknikal, pergerakan saat ini masih berada dalam bullish channel. Namun diperkirakan masih akan ada koreksi jangka pendek.

Pergerakan dibayangi, adanya kekhawatiran dari lonjakan kasus covid-19.

Selain itu, ada berita mengabarkan jenis virus baru di UK.

Sementara itu, diperdagangan akhir pekan lalu (18/12), Bursa Amerika Serikat ditutup melemah.

Dow Jones ditutup 30,179.05 (+0.49%), NASDAQ ditutup 12,755.64 (- 0.07%), S&P 500 ditutup 3,709.41 (-0.35%).

Bursa saham US ditutup melemah karena buruknya data pengangguran dan meningkatnya kasus Covid19 di US.

Namun, pada hari Minggu (20/12), Kongres US setuju untuk memberikan US$900 bn dana stimulus untuk membantu perekonomian dari dampak Covid-19.

Selain itu, vaksin Covid19 dari Moderna batch pertama sudah terkirim, dan pemerintah US akan segera menggunakan vaksin dari Pfizer dan BioNtech untuk distribusi ke pekerja kesehatan garis depan.

Namun sentimen atas pandemi akan masih dibebani setelah pemerintah UK mengumumkan adanya jenis virus covid-19 baru yang menyebar jauh lebih cepat. Adapun Bursa saham Asia dibuka melemah Senin (21/12) pagi ini, meskipun stimulus US telah di setujui.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi menggerakan indeks menuju Resistance 6,133 - 6,163 dan Support 6,082 - 6,112,” sebut analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (21/12/2020).